Friday, May 16, 2008

Berniagalah Dengan Ikhlas dan Berilmu Demi Membantu ISLAM


Bismilahirrahmanirrahiim

Allah memperingatkan kepada umat ISLAM dalam firman-Nya:

"Aku jadikan manusia berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu satu sama lain dapat saling kenal-mengenal (atau saling belajar dari kelebihan masing-masing.)”
(QS.49:13)

Maka Junjungan Besar Nabi kita Muhammad S.A.W menekankan dalam hadisnya bahawa berniaga pun harus memiliki ilmu keagamaan yang jitu :

"Jangan seseorang kamu berjual beli di pasar kami, kecuali ia telah mendalami ilmu (hukum) agama tentangnya"
( Riwayat Tirmidzi, no 487, hlm 129 ; Albani : Hasan)

Begitulah dari Khalifah Umar bin Khatab;

"Pada suatu masa dimana umat muslim sudah meninggalkan usaha berniaga, berdagang, pengusaha dan industri sebagai mata pencariannya. Maka umat muslim yang jutaan jumlahnya, hidupnya akan banyak tergantung kepada umat lainnya akhirnya menjadi umat lemah, umat yang selalu tergantung, umat yang mudah diporak-perandakan oleh kekuatan lain”

Dari pengalaman dan pengamatan saya sewaktu bekerja ini, saya merasa hairan kenapalah orang-orang Cina bermotivasi untuk bangun awal memulakan pekerjaan sedangkan umat ISLAM meninggalkan sikap itu.Bukankah itu sebuah kelucuan? Kita masih tidak disedarkan bahawa kita tidak menopoli perniagaan di Malaysia kenapa kita tak mahu berusaha lebih gigih lagi..kala subuh itu adalah waktu terbaik dan barakahnya lebih..fikir-fikirkanlah.

Setelah saya perhatikan dengan belajar dengan pengalaman dan membaca buku2. Dapatlah saya buat kesimpulan bahawa mereka punyai ketekunan yang tinggi dan berdislin dengan diri dan masa.Jadi, sepatutnya kita perlu :

-Mendidik diri berdisiplin tinggi baik di rumah, di sekolah, di universiti, di pejabat dan di mana jua kita berada. Berdisiplin dalam kebersihan, belajar, waktu yang tepat, tepat janji, tidak berbohong. Menggunakan waktu sebaik2nya dan produktif.

(Ajaran Islam; hikmah dari solat; disiplin, tepat waktu, jujur, bersih, patuh pada imam, berjemaah dll. tapi kenapa masarakat kita tidak mempraktikkannya untuk disiplin?)

-mulai saat dan detik ini perlu kita mendidik jiwa berjiwa kreatif dan bermotivasi, membuat bermacam2 bentuk dari selembar kertas putih untuk mengolah dan merubah barang-barang yang diberikan Tuhan menjadi barang yang bermanfaat untuk manusia. Bacalah buku supaya banyak ilmu. Orang yang banyak ilmunya dikasihi Allah dan mudah mendapat hidup yang lebih sejahtera.

(Firman Allah : " “Nescaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa darjat.” (al-Mujadilah, 58: 11))

-Ajarkan diri untuk berdikari dan memahami erti kepayahan mendapatkan wang dan bagaimana susahnya mencari wang.

Sebagaimana yang dicontohkan Nabi Muhammad S.A.W. sejak dari umur 12 tahun sudah berdagang.

( Sifat Allah Sangat Pemurah lagi Amat Penyayang.Kalau Allah memberikan rezeki yang banyak, ertinya Allah menyuruh membantu yang lain, menjadi manusia pemurah. Jadilah orang kaya yang dermawan dan pengasih dan pemurah.)

Tanamkan kepada computer akal pemikiran kita ( kepada otak yang diberikan oleh Allah ) dari kalimat pertanyaan berikut;

(1). How to make money or how to be a rich. Or how to be success in business.
(2). Time is money. Tujuan utamanya kalau banyak wang, maka hidup akan lebih bermanfaat untuk diri sendiri, keluarga, dan masarakat.

Sesungguhnya Rasulullah S.A.W adalah seorang yang pemurah dan mengingatkan umatnya agar suka membantu. Allah memberitahu bahawa setiap perbuatan kebaikan akan dibalas oleh Allah berlipat ganda. Malah beramanah dan bersikap jujur semasa berniaga.

Sebagaimana Nabi Muhammad S.A.W. mendapat julukan Al-Amin. Orang yang jujur dan amanah.

Sahabat...kalau sudah di berikan nikmat-nikmat itu semua kepada kita dan janganlah lupa mengingati Allah di mana jua kita berada. Semestinya dan sewajibnya kita tanam dalam diri kita sampai bila-bila, jangan lupa mengikuti segala perintah-perintah Allah dan jangan tinggalkan solat kerana ia akan mengingatkan kita disetiap masah supaya kita rasa hina di hadapan Pencipta dan tidak bermegah-megah dengan apa yang kita ada.

(Bermegah-megahan telah melalaikan kamu,sampai kamu masuk ke dalam kubur.Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu),dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui.Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin,niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim,dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan ‘ainulyaqin, kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan(yang kamu megah-megahkan di dunia itu).”
(Surah at-Takatsur [102]:1-8))


ALLAH berfirman :

"ALLAH akan merubah nasib satu kaum itu selagi kaum itu sendiri tidak mahu merubahnya.."

Nabi Muhammad S.A.W bersabda :

"kemiskinan itu adalah pintu kekufuran"

-Pesan daripada Profesor Hamka yang mana mengingatkan kita semua umat Islam akan kepentingan dalam keterlibatan semua intelektual dan para ulama' untuk mengatasi kemiskinan. Kemiskinan merupakan musuh yang sangat penting untuk dilawan kerana kemiskinan sangat dekat dengan kekufuran.

Sabda Nabi Muhammad S.A.W. lagi :

"Allah lebih menyukai orang muslim yang kuat iman dan ekonominya dari pada muslim yang lemah"

Jadi dengan kata lain, carilah wang sebanyak-banyaknya untuk beramal soleh, untuk kemaslahatan umat ISLAM dan berimanlah kepada Allah S.W.T dengan sebenar-benar iman.


Semoga bermanfaat dengan sama-sama merenung kehidupan kita selama setahun yang lalu dan tahun-tahun terkehadapan.

wallahu a'lam bissowab..
--------------------

HANYA ORANG YANG BERANI GAGAL SECARA TOTAL SAHAJA YANG AKAN MERAIH KEJAYAAN SECARA TOTAL.
(J.F.KENNEDY)

0 bisik bicara untuk @NjaNG: